Sabtu, 06 Agustus 2011

kadas / kurap


Penyakit Kurap adalah satu penyakit kulit menular yang disebabkan oleh fungi. Masa infeksi kurap hingga terkena penyakit adalah beberapa hari. Gejala kurap adalah terdapat bagian kecil yang kasar pada kulit dengan dikelilingi lingkaran merah muda. Kurap dapat menular melalui kontak langsung dengan penderita maupun secara tidak langsung (melalui pakaian misalnya). Vektor penyakit biasanya adalah anjing dan kucing. Kurap dapat dicegah dengan mencuci tangan dengan sempurna, menjaga kebersihan tubuh, dan menghindari kontak dengan penderita.Ada banyak jenis penyakit kulit yang disebabkan oleh jamur. Diantaranya adalah kurap, panu, dan kutu air. Orang-orang yang tinggal di daerah tropis dengan udara lembab biasanya paling sering diserang berbagai penyakit kulit, karena pada daerah tropis kulit cepat berkeringat dan membuat jamur biasanya tumbuh dengan baik.
Kurap, atau dalam istilah kedokteran dikenal dengan sebutan dermatofitosis,  adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh golongan jamur dermatofita. Jamur ini menyerang lapisan kulit, rambut dan kuku. Seperti penyakit kulit yang disebabkan oleh jamur pada umumnya, kurap menyebabkan rasa gatal.
Ciri-ciri kurap ialah batas terlihat jelas antara kulit sehat dan kulit yang sakit, kulit yang sakit tampak bersisik dan pinggirannya membentuk garis berwarna kemerahan.
Penyakit kurap dapat menyerang daerah-daerah yang berbeda. Namun, biasanya  penyakit kulit ini lebih menyukai daerah lembab seperti di lipatan paha, daerah bawah perut, sekitar anus atau daerah kelamin luar (tinea kruris). Kurap juga mudah menular  dari satu orang ke orang lain, apalagi orang yang  tertular dalam kondisi kekebalan tubuh yang lemah.
Anak –anak dan bayi yang memliki sistem kekebalan tubuh yang belum berkembang sangat mudah terserang kurap. Oleh sebab itu, orang tua dianjurkan memperhatikan kebersihan buah hati mereka dan menghidarkannya dari kontak dengan orang yang mengidap penyakit kulit ini. Apabila terlihat tanda-tanda penyakit kurap, segeralah berkonsultasi ke dokter kulit agar dapat ditangani lebih lanjut.
Tentu saja pencegahan lebih baik daripada mengobati. Kita dapat melakukan beberapa hal agar terhindar dari penyakit kulit ini, seperti manjaga tubuh tetap bersih, tidak membiarkan keringat menempel terlalu lama di kulit, tidak saling pinjam barang pribadi dengan orang lain, menjaga kebersihan lingkungan, hewan peliharaan, dan barang-barang di rumah kita.
Selain mengunjungi dokter kulit, kita dapat mengobati penyakit kulit ini dengan obat kulit yang banyak di jual di pasaran. Obat kulit yang tersedia biasanya berbentuk salep. Tetapi, ada juga dalam bentuk bedak tabur.

0 komentar:

Poskan Komentar