Senin, 24 Oktober 2011

radang ginjal

Ginjal merupakan saringan darah. Setiap menit, 0,25 bagian dari darah tubuh kira-kira 1200 ml masuk ke dalam ginjal. Ginjal terdiri dari kira-kira 2 juta saringan yang sangat kecil, disebut nefron. Nefron bertanggung jawab terhadap penyerapan zat nutrisi, pembersihan racun dan materi sampah lain dari darah. Ginjal mensekresi hormon renin, eritoprotein dan prostaglandin. Renin membantu mengontrol tekanan darah, dan eritoprotein membantu merangsang tubuh untuk memproduksi lebih banyak sel-sel darah merah. Di ginjal prostaglandin dapat menyebabkan pelebaran dari vena, dan ia terlibat dalam proses pembuatan air seni. Di jaringan-jaringan lain, menurut keadaan, prostaglandin dapat mengakibatkan kontraksi atau pengenduran otot-otot polos. Juga terlibat dalam proses pengumpulan cairan yang abnormal dalam tubuh, menyebabkan beberapa jenis demam dan rasa sakit, dan juga sangat terlibat dalam proses peradangan.

Ginjal dapat saja mengalami beberapa gangguan, hal ini dapat disebabkan karena penyakit tertentu seperti diabetes mellitus, kanker, cedera, obat-obat tertentu atau penyakit lain. Berbagai penyakit dapat merusak semua komponen yang membentuk ginjal yang meliputi pembuluh darah, saluran penyaring darah dan pembentuk air seni, saluran penampung air seni. Jenis penyakitnyapun bervariasi, mencakup infeksi, batu, penyakit immunologi, racun, dan sebagainya. Berikut akan diuraikan mengenai gangguan ginjal yang sering ditemui, yaitu batu ginjal, infeksi ginjal, dan radang ginjal.

BATU GINJAL

Penyakit batu ginjal merupakan salah satu yang paling sering terjadi. Terbentuknya batu ginjal disebabkan oleh garam-garaman dalam air seni yang mengendap menjadi batu dalam saluran kemih karena terjadi ketidakseimbangan antara faktor-faktor yang menghambat pengendapan batu dan faktor sebaliknya. Salah satu penyebab pengendapan batu adalah terlalu pekatnya kadar garam tersebut dalam air seni. Tanda atau gejala tidak selalu ditemukan pada penderita batu saluran kemih. Bila batunya masih kecil, atau besar tapi tidak berpindah, tidak meregang atau menyumbat permukaan saluran kemih, tidak akan timbul gejala apapun. Jika suatu saat batu itu bergeser barulah timbul gejala nyeri hebat di daerah pinggang.

INFEKSI GINJAL

Infeksi ginjal berkaitan erat dengan terjadinya infeksi saluran kemih. Masuknya kuman melalui saluran kencing bawah (uretra), merambat melalui dinding kandung kemih lalu ke ureter (saluran yang menghubungakan kandung kemih dan ginjal), dan tibalah ke ginjal. Salah satu yang menyebabkan kuman lebih mudah menyerang adalah jika terdapat sumbatan atau hambatan pada aliran seni dalam saluran kemih. Sebagian besar infeksi saluran kemih termasuk ginjal disebabkan oleh kuman E. coli/Escherichia coli. Infeksi ginjal akut ditandai dengan gejala yang cukup jelas seperti; sakit kepala, lemah, mual, muntah, menggigil, demam, nyeri pinggang, sakit perut, sering kencing tapi tidak tuntas-tuntas, dan lain-lain.

RADANG GINJAL

Radang ginjal merupakan peradangan dan kerusakan pada alat penyaring darah dan kapiler ginjal. Rusaknya penyaring tersebut, berakibat sel darah, zat putih telur yang seharusnya tidak keluar ke dalam air seni, dapat ditemukan dalam jumlah banyak dalam air seni penderita. Pada radang ginjal akut ditandai dengan perasaan lemah, capai, tidak bersemangat, mual, tidak nafsu makan dan muntah.

Gangguan-ganggan pada ginjal seperti telah disebutkan di atas, yang belum mengalami perbaikan meskipun telah dilakukan pengobatan lambat-laun akan menggerogoti organ ginjal. Kondisi tersebut mengakibatkan fungsi ginjal sebagai penyaring darah dan membuang sampah dari dalam tubuh ke air seni menjadi terganggu dan menyebabkan sampah tertimbun dalam darah. Kondisi ini disebut dengan gagal ginjal yaitu kegagalan fungsi ginjal. Untuk itu sebaiknya lakukan pengobatan secara dini.
Kiat sehat bagi penderita gangguan ginjal :
  • Hindari pengkonsumsian makanan dengan kandungan oksalat, garam, dan protein tinggi, buah yang dikeringkan, daging dan produk olahannya, makanan yang diasinkan, makanan berlemak, minuman beralkohol dan kafein, merokok, dan lain-lain
  • Perbanyak minum air putih.
  • Lakukan olahraga secara teratur dan terukur sesuai dengan kondisi tubuh.
  • Hindari pengkonsumsian obat-obatan kimia secara berlebihan.
  • Terapkan pola hidup sehat dan teratur.
Makanan yang tidak dianjurkan bagi penderita gangguan ginjal di antaranya yaitu :
  • daging merah dan hasil olahannya
  • daging bebek
  • jeroan
  • makanan yang diawetkan
  • hindari minuman yang mengandung kafein
  • daun pepaya
  • bayam
  • kol
  • daun singkong
  • kelapa, santan
  • kacang kedelai
  • daun katuk
  • sawi
  • dan lain-lain
Pemanfaatkan tumbuhan obat untuk mengatasi gangguan ginjal

Radang ginjal :
  • 60 gram kulit semangka segar + 20 gram sambiloto segar direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 200 cc, airnya disaring, diminum hangat-hangat.
  • 30 gram daun sendok segar + 30 gram meniran segar + 30 gram daun kumis kucing segar + 30 gram rambut jagung direbus dengan 1000 cc air hingga tersisa 500 cc, airnya disaring, diminum hangat-hangat untuk 2 kali minum, setiap kali minum sebanyak 250 cc.
  • 30 gram rambut jagung + 60 gram akar alang-alang direbus dengan 500 cc air hingga tersisa 200 cc, airnya disaring dan digunakan untuk memblender buah semangka secukupnya, kemudian diminun.
Batu ginjal :
  • 30 gram daun keji beling segar + 30 gram daun sendok segar direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, airnya disaring, diminum hangat-hangat.
  • 100 - 150 gram asparagus dikukus hingga matang, lalu diblender dengan air secukupnya + madu secukupnya, diminum.
  • 60 gram akar alang-alang + 30 gram daun kumis kucing segar direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc airnya disaring + madu secukupnya, diminum.
Infeksi ginjal :
  • 30 gram daun kumis kucing segar direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, airnya disaring lalu digunakan untuk memblender 1 - 2 buah mengkudu/pace matang + madu secukupnya, diminum.
  • 30 gram sambiloto segar + 60 gram rambut jagung direbus dengan 500 cc air hingga tersisa 200 cc, airnya disaring, diminum hangat-hangat.
  • 30 gram krokot + 30 meniran segar + 30 gram keji beling direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, airnya disaring, diminum untuk 2 kali minum, setiap kali minum sebanyak 150 cc.
  • 2 siung bawang putih + 30 gram kulit semangka kering + 30 gram rambut jagung direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, airnya disaring, diminum hangat-hangat untuk 2 kali minum, setiap kali minum sebanyak 150 cc.

0 komentar:

Poskan Komentar