Selasa, 25 Oktober 2011

Tips mengobati penyakit muntaber

Cara Mengobati dan Mencegah Penyakit Muntaber
Hari ini nggak ada ide nulis seputar hukum, berhubung ada saudara yang terkena muntaber dan dibawa ke Rumah Sakit, jadi saya tertarik mencari tulisan tentang penyakit muntaber untuk di posting di Zona Prasko ini. Nah akhirnya dapat juga tulisan yang bagus sekali tentang penyakit muntaber dan pengobatannya yang ditulis oleh empunya blog (www.angsa-hitam.blogspot.com) seorang Apoteker. Nich simak tulisannya...Penyakit muntaber memang sangat berbahaya. Karena bila tidak ditangani dengan cepat bisa menyebabkan kematian. Karena terjadinya dehidrasi dan juga infeksi yang semakin parah.
Muntaber atau diare yang parah disertai dengan muntah-muntah. Sehingga orang yang kena muntaber dalam hitungan jam akan menderita dehidrasi yang cukup parah dan perut yang mulas dan muntah terus. Praktis tidak bisa mengkonsumsi makanan atau minuman apapun.
Jadi harus cepat diobati ya.
Lantas, tanda-tanda muntaber itu apa ya...?
Biasanya penderita mengalami mencret yang terus menerus. Sehari bisa 5 - 10 kali. Perut terasa mulas....suhu badan meningkat atau panas. Rasa mual yang berlebihan. Buang air besarnya bewarna cair dan berbusa.
Nah bila anda mengalami sakit diare yang seperti itu...cepat-cepatlah periksa ke dokter. Karena itu bukan diare biasa. Sehingga nggak akan sembuh dengan obat diare biasa semacam new diatab, entrostop, ataupun golongan loperamid seperti imodium dan lain-lain.

Untuk mengobati muntaber diperlukan antibiotika jenis metronidazol yang dikombinasikan dengan (Sulfametoksazol dan trimetoprim). Untuk golongan metronidazole bisa dipakai flagyl, trogyl, atau yang lainnya. Yang penting berisi metronidazole. Yang generik pun juga nggak masalah. Sedangkan untuk obat golongan sulfametoksazole dan trimetoprim, bisa dipakai sanprima atau yang lainnya.
Bagaimana aturan minumnya...?
Untuk metronidazole diminum sehari 3 kali satu tablet. Sedangkan sanprima diminum sehari 2 kali. Usahakan diminumnya jangan bersamaan. Bisa diberi rentag waktu 1-2 jam.
Nah sekarang bagaimana cara mencegah muntaber..?
Muntaber memang sangat mudah menular. Terutama melalui air. Sehingga bila ada salah satu anggota keluarga yang sakit muntaber...atau tetangga yang kena muntaber...usahakan untuk mencegah faktor penularan tersebut.
Bersihkan lingkungan dari sampah yang menghalangi saluran air. Bersihkan kamar mandi dan toilet dengan memakai pembersih lantai. Sehingga bila masih ada bakteri penyebab muntaber..bisa langsung mati. Dan tidak akan menular ke yang lain.
Cuci tangan sebelum makan dengan memakai sabun.
Demikian tips mengobati diare muntaber kali ini...bila masih ada pertanyaan..silahkan hubungi apoteker ataupun dokter terdekat.
Semoga bermanfaat...

0 komentar:

Poskan Komentar